Minggu, 23 Agustus 2015

kata-kata sedih

Kata Kata Galau » Dalam percakapan atau dunia kata di kalangan para remaja saat ini semakin beragam. Dengan begitu banyak platform interaksi yang mempromosikan tulisan serta huruf didalam medianya dapat membuat kata maupun kalimat menjadi terasa penting untuk kita dibahas. Bahkan sepatah kata yang dulunya begitu jarang diucapkan maupun didengar masyarakat di Indonesia, sekarang ini menjadi begitu popular yakni kata “galau”. Kata galau seolah menjadi kalimat yang begitu populer saat ini terkhususnya dari kalangan anak muda. Biasanya awal kemunculan dari kata seperti ini adalah media sosial, hingga kemudian muncul di karya sastra yang berupa lagu, film, buku, puisi dan lain sebagainya. 

Galau merupakan satu kata yang menyiratkan banyak makna. Tidak sedikit anak muda atau para remaja yang mengatakan kata galau dengan berbagai problemanya. Selain itu, galau juga sering dikonotasikan ataupun disambungkan dengan makna sedih. Jadi galau sedih adalah dua kata dalam satu kalimat yang menggambarkan bahwa orang tersebut dalam keadaan tertekan, marah, menangis, rindu, bingung dan sifat negatif lainnya. Jika anda adalah salah satu orang yang sedang mengalami hal tersebut, anda bisa mencurahkan perasaan itu dengan membaca daftar kata kata galau sedih di bawah ini. 

kata kata galau

Dengan membaca ataupun menuliskan kata kata berbau galau dan sedih, anda bisa mengeluarkan seluruh perasaan dengan hal yang positif. Sehingga semua hal negatif dan aneh bisa dihindari dan membuat anda tidak merugi. Anda juga bisa membagikan kalimat kata kata galau dibawah ini ke teman-teman lainnya melalui media sosial Facebook, Twitter, Google Plus dan lainnya, sehingga nantinya akan ada yang menanggapi dan memberi nasehat tentang masalah yang sedang dihadapi. 

Kata Kata Galau Sedih
“Ketika merelakan seseorang yang disayang untuk bersama yang lain, sebenarnya hati sedang berbohong.”
“Hati yang tersakiti tidak akan bisa kembali seperti dulu lagi. Seperti gelas pecah yang tak dapat kembali sempurna.”
“Melupakan seseorang seribu kali lebih sulit dari pada mencintai seseorang.”
“Tak mengapa jika hati ini hancur, mata ini berlinang air dan tubuh ini gemetar, asalkan orang yang disayang dapat tersenyum bahagia dan senang.”
“Hidup ini kadang sangat membingungkan. Pada suatu hari kita adalah orang yang paling bahagia di dunia dan keesokannya kita menjadi orang paling kesepian di dunia.”
“Aku tersesat dan kamu diam saja, tak masalah jika kamu tidak ingin melakukan apa-apa. Tapi setidaknya berpaling dan tengoklah ke belakang, ada Aku yang duduk diam menunggu.”
"Aku akan selalu merasa bahagia dengan melihatmu bahagia, walaupun yang membahagiakanmu bukan aku."
“Keadaan yang paling menakutkan selain terlupakan adalah memaksa diri untuk melupakan.”
“Rasa sakit yang muncul dari hati ini lebih mirip seperti para tahanan yang dipenjara. kamu dapat merasakannya, namun tak dapat mengungkapkannya.”
“Meskipun raga berkata baik-baik saja, namun batin selalu berkata lain. Hidup diantara tekanan yang membuat kita selalu bersedih membuat semua berjalan tidak semestinya.”
“Tidak ada yang lebih membuat galau selain kehilangan.”
"Lebih baik bersedih bersama orang yang tepat dari pada bahagia tetapi bersama orang yang salah."
“Jika yang sakit ragaku ada dokter yang bisa ngobati, tapi sakit dihatiku siapa yang bisa ngobati? disaat kau menduakan cintaku.”
“Setiap hari adalah hari yang biasa saja, sampai suatu detik aku kembali melihat kenangan.”
“Kamu itu seperti hantu, selalu saja membayangi setiap hari-hariku. Kamu ada disekitarku, akan tetapi ku tak dapat untuk menggapainya.”
“Sedih adalah ketika kamu tertawa namun tidak ada yang ikut tertawa. Sedangkan senang adalah ketika kamu sedih lalu ada yang merangkul dan tersenyum kepadamu.”
“Mungkin bagi dirimu aku ini hanyalah sehelai tissu yang hanya kau gunakan mengusap air matamu.”
“Jika hati ini seperti bumi, maka hatiku sekarang sedang terbakar dan hancur.”
"Aku memang bukan seseorang yang sempurna buatmu, tapi aku selalu berharap kamu adalah orang yang sempurna untukku."
"Jika saat ini kamu sedih karena cinta, tetap ingat suatu saatnya nanti akan tersenyum dengan adanya cinta yang lebih baik."
Beberapa daftar kata kata galau sedih di atas dapat anda pakai untuk diungkapkan lewat lisan kepada teman atau orang-orang yang spesial lainnya. Anda juga bisa menggunakannya untuk dijadikan status media sosial, sehingga nantinya orang-orang tahu apa isi hati anda sekarang yang sebenarnya. 

Buat anda yang sedang dalam kegalauan jangan terlalu larut ya, nanti bisa-bisa susah move on nya. Tetaplah bersemangat dan selalu happy, lebih baik menyibukkan beberapa kegiatan, misalnya saja dengan traveling ke tempat yang tenang, indah, dan sejuk atau dengan melakukan hobby-hobby anda yang postive atau bisa juga dengan membaca kata kata lucu yang dapat mengundang tawa. Hal terpenting yang harus anda ingat “Anda Juga Punya Hak Untuk Bahagia”.

Selasa, 18 Agustus 2015

menghindari rasa dendam

NILAH CARA MENGHILANGKAN RASA DENDAM YANG WAJIBANDA KETAHUI DAN AMALKAN.................Berikut adalah sejumlah kesadaran yang dapat kita hadirkan dalam hati kita saat seseorang telah berprilaku buruk kepada kita, agar tidak ada dendam yang berkembang dalam hati.- Ingatlah bahwa perbuatan orang itu kepada kita tidak keluar darikehendak Allah. Allah menginginkannyaitu terjadi dan ada hikmah dibalik itu.- Ingatlah dosa-dosa kita. Karena tidaklah keburukan menimpa kita melainkan karena sebab dosa-dosa kita. Sibuklah dengan tobat dan istighfar, dari pada sibuk mencela dan mencari-cari cara untuk membalasnya.- Ingatlah pahala yang sungguh besar bagi orang yang mau memaafkan dan bersabar. “Barangsiapa yang memberi maaf dan melakukan kebaikan, maka pahalanya di sisi Allah.” (QS. Asy Syuuraa: 40)- Ingatlah bahwa memaafkan dan berbuat baik akan membuat hati kita bersih dari keinginan-keinginan buruk, hasad dan dendam. Dengan itu hati akan merasakan kelezatan yang jauh lebih lezat dari kelezatan melampiaskan dendam.- Ingatlah bahwa dendam akan membuat jiwa menjadi hina, sedangkan memaafkan akan membuat jiwa menjadi mulia. “Tidaklah Allah menambah kepada seorang hamba dengan sikap memaafkan melainkan kemuliaan” (HR Muslim)- Ingatlah bahwa balasan yang kita akan dapatkan sesuai dengan perbuatan yang kita lakukan. Kita pun pasti pernah berbuat zalam dan dosa. Jika kita memaafkan, Allah pun akan memaafkan kita.- Ingatlah bahwa menyibukkan diri dengan dendam akan menghabiskan waktu dan membuat hati menjadi tidak fokus. Sehingga banyak hal-hal bermanfaat kita lewatkan. Maka jangan sampai musibah lebih besar menimpa kita.- Ingatlah bahwa Rasulullah tidak pernah sekali pun dendam karena urusan pribadinya. Jika itu terjadi kepada orang yang paling mulia, bagaimana dengan kita?- Ingatlah bahwa sabar adalah setengah dari keimanan. Jika kita bersabar, maka kita berarti sedang menjaga keimanan kita.- Ingatlah bahwa dengan bersabar berarti kita telah mengalahkan dan mengendalikan jiwa kita. Karena jiwa yang tidak dapat kita taklukan akan mengajak kita pada kebinasaan.- Ingatlah bahwa jika kita bersabar, maka Allah pasti akan menolong kita.- Ingatlah jika kita bersabar, maka itu akan menjadi sebab orang yang telah berbuat zalim kepada kita menyesal dengan tindakannya, malu dan bisa jadi malah mencintai kita, setelah sebelumnya membenci kita. “Balaslah keburukan itu dengan yang labih baik, maka tiba-tiba orang yang tadinya antara kamu dan dia ada permusukan, menjadi seolah-olah seperti teman yang dekat.” (QS. Fushilat: 34)- Ingatlah bisa jadi jika kita membalas perbuatan buruknya kepada kita, hal itu akan membuatnya semakin bertambah buruk.- Ingatlah bahwa orang yang biasa mendendam, ia pasti akan terjerumus pada kezaliman. Karena jiwa sulit untuk berbuat adil.- Ingatlah bahwa kesabaran itu akan menjadi penggugur dosa kita atau pengangkat derajat kita. Dan itu tidak akan kita dapatkan jika kita tidak bersabar dan melampiaskan dendam.- Ingatlah bahwa sabar dan tidak membalas adalah kebaikan yang akan melahirkan kebaikan yang lain, dan kebaikan itu akan melahirkan kebaikan lagi dan begitu seterusnya. Karena diantara balasan kebaikan itu adalah kebaikan berikutnya.[Disarikan dari risalah "Qaa`idatun fish shabri" Karya Syaikhul Islam Ibnu Tamiyyah -rahimahullah-,"Jaami'ul Masaa`il" vol. 1, hal. 177-181] (Ustadz Abu Khaleed Resa Gunarsa, Lc)